Saran dari Ahli Gizi Supaya Orang yang Memiliki Hipertensi Tetap Sehat Pada Saat Puasa


Ilustrasi gambar: // adobe stock
Beberapa suasana layaknya pasien gagal ginjal dan diabetes yang tidak terkontrol sebaiknya diminta tidak melakukan puasa Ramadan. Namun, bagaimana dengan orang yang miliki tekanan darah tinggi atau hipertensi?

Triyani Kresnawan, Dietisien Instalasi Gizi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo menjelaskan bahwa orang dengan hipertensi boleh berpuasa. Tentunya harus sesuai dengan suasana yang dimiliki pasien.
"Orang yang hipertensi dan harus minum obat terus, obatnya sanggup diatur pada pas membuka dan sahur," kata Triyani didalam sebuah temu sarana di kantor Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kuningan, Jakarta ditulis Selasa (14/5/2019).

Sementara, supaya tekanan darah selalu terkontrol, pasien hipertensi dianjurkan untuk kurangi mengonsumsi garam pas makan sahur atau membuka puasa. Untuk ukuran yang dianjurkan, Anda sanggup memakai versi DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension).

"Kurang lebih yang dianjurkan DASH diet kurang lebih 5 gram NaCl untuk pasien hipertensi," kata Triyani menjelaskan. Angka ini sanggup disamakan dengan ukuran tempat tinggal tangga yaitu satu sendok teh per hari.
Mengutip Cleveland Clinic pada Selasa (14/5/2019), kardiolog Haitham Ahmed menjelaskan bahwa ada banyak keuntungan berasal dari puasa makanan untuk sementara. Salah satu berasal dari banyak manfaatnya adalah menolong turunkan tekanan darah, kolesterol, mengontrol diabetes, dan berat badan.

"Empat risiko utama penyakit jantung adalah tekanan darah tinggi, kolesterol, diabetes, dan berat badan, supaya ada efek sekunder," kata Ahmed.

"Jika kami kurangi itu, kami sanggup kurangi risiko penyakit jantung," tambahnya.

Namun, sebagian orang selalu miliki risiko berasal dari berpuasa. Ahmed mengatakan, perihal ini sanggup memicu ketidakseimbangan elektrolit, jantung tidak stabil dan rentan aritmia.

Sehingga, Ahmed memberi saran orang untuk memeriksa tes darah. Terutama, untuk memandang diet yang tepat, suplementasi kalium, serta mencegah terjadinya ketidakseimbangan elektrolit.

Karena itu, kapanpun Anda miliki persoalan atau suasana kebugaran tertentu, bicaralah dengan dokter lebih-lebih dulu jika menginginkan melakukan puasa.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel