--> Skip to main content

12 Cara Menjaga Kehamilan Muda Agar Tetap Sehat


12 Cara Menjaga Kehamilan Muda Agar Tetap Sehat
12 Cara Menjaga Kehamilan Muda Agar Tetap Sehat



12 Cara Menjaga Kehamilan Muda Agar Tetap Sehat - Apakah kamu sekarang lagi merasakan tanda kehamilan? Selamat Kamu menempuh kehamilan pada bulan pertama. Ingat perjuangan kamu sudah tiba dan Kamu mempunyai peranan untuk memperhatikan kesehatan bayi sampai bayi lahir ke dunia. Ketika kamu menyambut kehamilan bulan pertama bahwa banyak sekali mitos yang sering dikatakan orang tua. Mereka sepertinya juga akan ikut campur untuk menjaga kehamilan muda Kamu. Tetapi kamu tidak perlu gelisah atau cemas karena semua orang akan memberikan kepedulian pada orang yang sedang mengalami kehamilan muda.

Berikut ini ada beberapa tips menjaga kehamilan muda yang aman dari resiko keguguran

1. Nutrisi Makanan Yang Cukup Untuk Janin

Nutrisi Makanan Yang Cukup Untuk Janin
Nutrisi Makanan yang Cukup
Pada tahapan kehamilan muda bahwa janin pada rahim Kamu sedang dalam pertumbuhan dan Kamu harus menjaga janin tersebut hingga sempurna. Janin Kamu sedang dalam menumbuhkan titik perkembangan yang penting seperti otak, jaringan tubuh, mata, telinga, semua jaringan wajah dan tulang. Artinya semua nutrisi yang perlu dipenuhi adalah nutrisi yang dapat mendukung perkembangan janin. Nutrisi makanan yang sehat, dapat membantu merawat kesehatan si ibu termasuk mengurangi resiko anemia. 

Berikut ini beberapa nutrisi yang penting selama Kamu dalam keadaan hamil muda.

  • Seluruh makanan yang memiliki kandungan protein tinggi untuk perkembangan janin.
  • Seluruh makanan yang kaya akan vitamin C untuk sistem kekebalan tubuh.
  • Seluruh makanan yang berisi kalsium tinggi untuk pertumbuhan tulang dan jaringan tubuh pada janin.
  • Buah dan sayuran sangat penting untuk mendukung nutrisi mineral dan vitamin pada janin.
  • Seluruh jenis makanan yang memiliki kandungan kaya akan zat besi yang tinggi untuk mencegah anemia pada ibu hamil.
  • Seluruh makanan yang mempunyai kandungan asam folat untuk mencegah cacat spina bifida pada janin.

Seluruh makanan yang mengandung kaya akan serat yang tinggi untuk mencegah sembelit pada ibu hamil.

2. Menghindari Jenis Makanan Yang Mentah

Ibu yang hamil muda sangat sensitif terkena penyakit infeksi. Infeksi dapat berasal dari bakteri, virus dan kuman baik itu dari lingkungan atau makanan. Karena ibu hamil ada baiknya jangan mengonsumsi makanan mentah yang dapat menyebabkan si ibu terkena infeksi dari parasit. Semua jenis makanan yang mentah juga dapat mengandung bakteri yang akan menyebabkan ibu hamil mengalami keracunan. Dampaknya bisa saja si ibu menjadi sakit dan kehilangan janin karena keguguran. Selain makanan mentah, bahwa semua makanan dari jenis fementasi mentah juga tidak dapat dikonsumsi seperti keju, daging asap, daging bakar dan makanan laut mentah.

3. Menjaga Gerakan Yang Ringan Untuk Tubuh

Menjaga Gerakan Yang Ringan Untuk Tubuh

Banyak sekali ibu hamil yang terlalu khawatir untuk bergerak selama hamil. Namun kebiasaan terlalu malas bergerak pada saat hamil muda dapat mengakibatkan proses persalinan tertangguh dan kaki pun membengkak pada ibu hamil. Sebetulnya ibu hamil tetap dapat bergerak, namun hanya saja gerakan ringan. Gerakan ringan pada ibu hamil sangat baik untuk mendorong perkembangan janin, karena sistem peredaran tubuh si ibu pun lancar. 

Ada beragam keuntungan gerakan ringan pada ibu hamil muda seperti :

  • Dapat membantu ibu hamil muda mendapatkan energi tubuh yang lebih sehat
  • Dapat membantu ibu hamil tidur nyenyak agar tidak terkena insomnia
  • Dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada ibu hamil
  • Dapat memperlancar sistem pencernaan pada si ibu terutama menghindari sembelit pada ibu hamil
  • Dapat menghindari ibu hamil dari sakit punggung

4. Menghindari Makanan Laut Untuk Sementara Waktu

Ibu hamil muda seharusnya tidak mengonsumsi makanan laut untuk sementara waktu. Karena pada makanan laut mengandung merkuri yang terdapat pada ikan tuna, ikan makarel, ikan hiu, udang dan kerang. Segala jenis makanan laut yang mengandung merkuri tinggi dapat mengakibatkan ibu hamil terinfeksi merkuri. Akhirnya merkuri dapat mengakibatkan kontaminasi pada janin yang memiliki resiko tinggi seperti lahir dengan cacat, kelainan, cacat mental, dan bermacam pengaruh cacat non genetik lainnya. 

5. Menjaga Tubuh Terkontaminasi Dari Kotoran Hewan

Apabila ibu hamil mempunyai hewan kesayangan seperti anjing, kucing dan binatang lainnya sebaiknya ibu hamil menjauhkan diri dari hewan tersebut. Untuk sementara pada saat hamil ada baiknya untuk tidak tinggal didalam lingkungan yang sama dengan hewan ini. Karena pada hewan ini dapat menyebarkan virus toxoplasma yang disebarkan melalui kotoran. Virus ini sungguh berbahaya pada ibu hamil muda karena dapat mengakibatkan keguguran dan cacat pada janin. Apalagi kalau si ibu sudah terkena virus maka kemungkinan untuk menghilangkan infeksi sangat membutuhkan perawatan yang lama.

6. Menghindari Minuman Beralkohol Dan Bersoda

Kesehatan pada janin menjadi hal yang paling utama untuk semua ibu hamil muda. Kebiasaan mengonsumsi minuman alkohol dan soda lebih baik untuk dihentikan pada saat hamil. Segala minuman yang beralkohol dan bersoda dapat mengakibatkan resiko yang amat serius pada janin. Terlebih lagi semua resiko ini tidak cuma terjadi pada kehamilan namun sampai pada persalinan. Alkohol dapat masuk kedalam darah sehingga diserap oleh janin. Minuman alkohol dan bersoda dapat mengakibatkan resiko seperti lahir prematur, cacat lahir, cacat mental dan juga keguguran pada janin.

7. Menjauhkan Diri Dari Rokok Dan Asap Rokok

Didalam rokok terkandung oleh nikotin yang sangat berbahaya bagi kesehatan bagi si ibu dan janin. Asap rokok yang mengandung nikotin dapat memicu janin tidak menerima oksigen yang cukup. Bahkan janin juga dapat menderita resiko penyakit yang berat seperti infeksi pada saluran paru-paru dan asma. Rokok dapat menyebabkan bayi lahir dengan berat badan yang rendah dan kelahiran prematur. Merokok pada saat hamil dapat mengakibatkan gangguan kehamilan, seperti kehamilan ektopik, persalinan prematur dan pendarahan setelah persalinan.

8. Mengontrol Waktu Tidur Yang Cukup

Mengontrol Waktu Tidur Yang Cukup

Pada ibu hamil muda biasanya akan mengalami gangguan susah untuk tidur. Namun, untuk memelihara kehamilan seharusnya si ibu mendapatkan waktu tidur yang cukup. Tidur dengan waktu yang cukup maka akan membuat janin tumbuh dengan baik. Maka untuk mengatasi susah tidur pada saat hamil, ibu harus mengatur tempat tidur yang nyaman agar tidurnya nyenyak dan pada saat hendak tidur si ibu juga harus mendapatkan dukungan dari pasangan.

9. Mengontrol Pikiran Agar Tidak Stress

Ibu hamil sering mengalami gangguan emosi. Hal ini disebabkan pengaruh hormon yang dapat membuat si ibu gampang stress atau marah-marah. Stress dapat mengakibatkan perkembangan pada janin terganggu dan resiko bayi lahir dengan prematur. Ibu hamil sudah seharusnya mengontrol hati dan pikiran agar tidak terlalu stress. Stress pada saat hamil juga dapat mengakibatkan si ibu terkena penyakit sindrom baby blues setelah persalinan.

10. Menghindari Penggunaan Sepatu Hak Tinggi

Menghindari Penggunaan Sepatu Hak Tinggi

Pada awalnya kondisi kaki ibu hamil muda memang tidak bengkak layaknya pada ibu hamil yang sudah masuk bulan ketiga. Ibu hamil juga harus menjaga semua bagian bawah tubuh dan otot harus lebih santai selama hamil. Cara ini dapat dilakukan melalui penghindaraan pemakaian sepatu hak tinggi. Sepatu hak tinggi dapat mengakibatkan aliran darah pada pembuluh darah vena yang ada pada bagian panggul menjadi terhambat. Jika aliran darah terhambat atau tidak lancar maka akan mengakibatkan darah menggumpal. Melakukan cara ini dapat membantu ibu hamil tidak terkenan varises dan kram kaki pada saat hamil

11. Menghindari Berdiri Atau Duduk Terlalu Lama

Kondisi bagian bawah tubuh terutama pada kaki ibu hamil harus dijaga dengan baik. Pada saat hamil ada baiknya ibu hamil tidak terlalu lama berdiri atau terlalu lama duduk. Ketika ibu hamil terlalu lama berdiri dapat mengakibatkan otot pada rahim menjadi tegang. Situasi ini dapat memicu kaki pada ibu menjadi kram dan membuat janin pada rahim keguguran. Terlalu sering duduk juga dapat membuat ibu kurang sehat karena kurang bergerak dan akan mengalami obesitas. Jadi sebaiknya berdiri dan duduk harus diseimbangkan agar tubuh ibu tetap sehat.

12. Menghindari Guncangan

Menjaga kehamilan muda ada baiknya dilakukan dengan cara menghindari segala jenis guncangan. Guncangan yang keras dapat mengakibatkan otot pada rahim ibu hamil mengalami kontraksi. Hal ini juga sering menjadi pemicu keguguran pada janin yang belum kuat. Guncangan yang dimaksud seperti naik motor, naik pesawat atau segala macam wahana permainan dengan guncangan yang sangat tinggi ada baiknya harus dihindari.



Ada berbagai macam cara menjaga kehamilan yang masih muda dan dapat dilakukan oleh semua ibu hamil. Setiap ibu hamil memiliki karakter dan kondisi tubuh yang berbeda beda dan kemudian ibu hamil dapat memilih cara yang paling efektif. Selain itu ibu hamil juga perlu melakukan berbagai cara agar janin pada rahim tetap sehat hingga persalinan. 


Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar