L2PjalGvn1S1vJAv8mtMsVuMxO5Mk1KuTAI6E6jc

Cara Main Saham Online Pemula Untuk Investasi

Cara Main Saham Online Pemula Untuk Investasi

Untuk cara main saham online pemula dapat melakukan 3 strategi ketika ingin membeli saham. Sedangkan pada saat menjual saham harus memperhatikan berbagai hal dan waktu yang tepat.

Bermain bisnis saham saat ini sedang populer dan semakin mudah karena dapat dilakukan secara online. Dana yang diperlukan untuk berinvestasi saham juga tidak harus dengan jumlah yang besar, saat ini sudah bisa Rp 100.000 per bulan. Dan keuntungan dari bisnis investasi saham ini cukup menggiurkan.

Kamu bisa kaya berkali-kali lipat dalam waktu singkat, jika cermat dalam berinvestasi saham. Namun, untuk memperoleh keuntungan dalam waktu singkat, risiko nya juga sangat besar. Uang dalam jumlah besar bisa kandas, jika salah memutuskan ke perusahaan mana untuk di investasi.

Jadi bagi Kamu yang masih pemula dalam dunia investasi, disarankan untuk memilih investasi saham dalam jangkan panjang. Karena risiko lebih rendah dan juga aman dan pastinya menjanjikan keuntungan yang besar.

Cara Main Saham Online Pemula

Saham adalah bukti bukti atas kepemilikan sebuah perusahaan dan penghasilan dan kekayaan perseroan. Kebanyakan orang menjadikan saham sebagai salah satu instrumen investasi karena sudah terbukti bisa memberikan keuntungan yang menarik.

BEI atau dikenal Bursa Efek Indonesia adalah sebuah lembaga di pasar modal, tempat untuk investor dalam melakukan pembelian atau menjual saham. Dan satuan untuk membeli saham adalah 1 lot (100 lembar).

Keuntungan dan Kerugian Investasi Saham

Keuntungan saham ini terbagi 2 jenis, yaitu dividen dan capital gain.

Dividen adalah pembagian keuntungan suatu perusahaan kepada pemegang saham. Agar mendapatkan dividen, investor harus memegang saham dalam jangka waktu yang cukup panjang (selama periode tertentu).

Capital Gain yaitu menjual kepemilikan saham atau selisih dari nilai jual beli saham.

Sebagaimana jenis investasi yang lain, bisnis saham ini juga memiliki risiko kerugian. Ada 2 jenis kerugian dalam investasi saham yaitu capital loss dan likuidasi.

Capital loss adalah kerugian karena terjadi penurunan nilai investasi. Jadi investor bisa menjadi rugi, jika menjual saham pada saat nilainya sedang mengalami penurunan dari harga pada saat membeli.

Likuidasi adalah kerugian investasi saham karena perusahaan tersebut dinyatakan bangkrut oleh pengadilan.

Berikut ini langkah-langkah investasi saham bagi pemula :

1. Menyiapkan Dana Dingin

Investor pemula sangar disarankan untuk modal bermain saham online menggunakan dana dingin atau biasa dikenal dengan uang yang menganggur (tidak digunakan). Jadi modalnya bukan dari dana untuk kebutuhan pokok.

2. Membuka Rekening Efek

Rekening Efek adalah rekening yang digunakan untuk melakukan transaksi jual beli saham. Agar bisa membuka rekening efek, investor bisa mendatangi perusahaan sekuritas.

Ketika ingin membuka rekening efek, calon investor perlu menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu, seperti KTP, NPWP dan buku tabungan. Selanjutnya calon investor akan menyetorkan dana ke rekening tersebut. Setiap perusahaan sekuritas memiliki ketentuan minimal deposit dana investasi saham yang berbeda-beda.

Jika sudah memiliki rekening efek, investor sudah bisa langsung melakukan transaksi jual beli saham.

3. Transaksi Saham

Dalam melakukan pembelian saham, investor harus menyiapkan dana yang sesuai dengan harga pasaran saham dan harus membayar biaya transaksi kepada perusahaan sekuritas. Ketika menjual saham, nilai dana yang akan didapatkan oleh investor adalah sesuai harga jual saham dikurang dengan biaya transaksi dan PPh. Biaya transaksi saham sendiri berbeda-beda tergantung pada sekuritasnya.

Namun, secara umum persenannya 0,2% sampai 0,3% (termasuk PPN).

Cara Main Saham Pemula

Big Alpha Indonesia, Tirta Prayudha, pendiri penyedia informasi keuangan pernah membagikan tips untuk investor saham pemula.

Hal pertama adalah membeli saham terhadap perusahaan yang produknya sendiri sering dipakai oleh si investor (Kamu). Tujuannya adalah agar si investor tahu performa perusahaan tersebut. Kedua, tidak terlalu sering untuk melihat pergerakan harga saham supaya tidak menjadi beban psikologis si investor. Ketiga mulailah dengan kecil.

Membeli saham tidak perlu harus modal yang besar. Ada perusahaan sekuritas yang mengijinkan buka rekening efek hanya Rp 100.000.

Dalam hal investasi, ada yang namanya investor dan trader. Investor ialah orang melakukan jual beli saham dalam jangka panjang guna untuk berinvestasi. Mereka membeli saham sebuah perusahaan yang mempunyai prospek di masa yang akan datang dengan berbekal analisis fundamental. Analisis fundamental ini adalah analisa yang memahami proses bisnis dan laporan keuangan dari perusahaan yang ingin dilakukan investasi.

Sedangkan trader adalah orang yang jual beli saham dalam jangka pendek. Mereka akan memanfaatkan momentum fluktuasi atau pergerakan harga saham yang naik turun untuk mendapatkan keuntungan. Para trader menggunakan analisa teknikal sebagai dasar untuk mengambil keputusan menjual atau membeli saham. Analisa teknikal adalah analisa yang mengamati grafik naik turunnya harga saham pada rentang waktu tertentu dan juga informasi titik terendah dan tertingginya.

Selain itu, sebelum melakukan pembelian saham, investor dan trader perlu mengetahui profil dari perusahaan dan tingkat likuiditasnya, fluktuasi di IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan), ROE (Return of Equity) atau laba bersih dan lain sebagainya.

Tips Jual Beli Saham Untuk Pemula

Dalam melakukan pembelian saham, para pemula dapat melakukan 3 strategi yaitu :

  1. Membeli saham ketika harga sedang turun di level tertentu yang aman
  2. Membeli saham ketika harganya menembus ke level tertinggi di titik tertentu
  3. Membeli saham ketika terjadi breakout (harga bawah). Karena, pada umumnya saham yang berhasil breakout akan langsung cepat mengalami kenaikan.

Sementara untuk melakukan jual saham, perlu diperhatikan waktu yang tepat. Waktu yang tepat untuk menjual saham adalah ketika harganya sedang naik, maka Kamu akan mendapatkan keuntungan.

Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana jika harga saham turun? Untuk menentukan waktu yang tepat menjual saham di konteks seperti ini adalah dengan cut loss atau menetapkan batas kerugian sampai dimana. Tujuannya untuk mencegah kerugian semakin besar.

Misalnya 5% atau 10% dari modal awal adalah batas kerugian yang telah Kamu tetapkan. Jadi, jika angka kerugian sudah mencapai persentase tersebut, maka kamu segera menjualnya. Hal ini bertujuan supaya kamu dapat membatasi kerugian yang akan semakin besar lagi.

Bagi investor cut loss ini akan ditetapkan pada saat perubahan fundamental dan performa dari perusahaan. Sementara untuk trader cut loss dapat ditetapkan pada saat grafik harga saham turun terus dalam hitungan bulan atau kurang dari setahun.

Sekian dan terimakasih semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Related Posts

Related Posts

Post a Comment